Life – Dreams = Job

Icon

Let's discuss about business and marketing, especially mobile marketing, just tweet me @yoseazka

Ask, Believe, Receive (1)

Mungkin kita semua udah membaca buku “The Secret” karya Rhonda Byrnes sehingga udah familiar dengan isltilah di atas. Mungkin ada yang pro dan ada yang kontra dengan istilah di atas. Yang pro mungkin akan bilang kalau memang 3 hal itu yang menentukan tingkat keberhasilan kita, sementara yang kontra mungkin akan menganggap bahwa hidup ngga mungkin sesimpel itu. Apapun pendapatnya saya rasa sah-sah aja, tapi kalo saya lebih memilih untuk percaya dan mencoba mengaplikasikanya dalam kehidupan.

Ask atau meminta, adalah aktivitas awal yang harus kita lakukan dalam memulai sesuatu. Kalau di The Secret dijelaskan bahwa kita meminta kepada universe, kalau menurut saya kita meminta kepada Allah SWT. Jadi, menurut  saya aktivitas ini sudah sering kita lakukan dalam kegiatan sehari-hari dalam bentuk berdoa. Apalagi kalau kita sedang ada keinginan, biasanya doa kita akan lebih sering dan intens, ngga hanya ketika sholat saja.

Jadi tahap awalnya adalah meminta, ngga lebih dari itu. Kita ungkapkan permintaan kita dalam bentuk doa. Jangan pernah ragu untuk meminta apapun dalam bentuk doa. Karena ngga ada bedanya buat Allah SWT apakah Dia akan memberi 1 milyar atau 1 juta kepada kita. So, jangan pernah meminta yang kecil kalau yang kita butuhkan besar, karena Allah SWT Maha Kaya.

Kewajiban kita untuk meminta mungkin dapat digambarkan oleh ilustrasi di bawah ini :

Ada seorang pria sedang mencukur rambut di sebuah barbershop. Sambil melakukan pekerjaannya tukang cukur membuka percakapan :

“Aku tidak percaya Allah itu ada”, kata tukang cukur

“Kenapa kamu beranggapan begitu”, tanya si pria

“Soalnya kalau Allah ada pasti ngga ada lagi kemiskinan, perang, perampokan, pemerkosaan, korupsi dan kejadian buruk lainnya. Kalau Allah ada pasti Dia tidak akan membiarkan hal-hal tersebut terjadi”, jawab tukang cukur

Pria tersebut hanya terdiam dan memilih untuk tidak berdebat.

Ia kemudian keluar dari barbershop, dan melihat seseorang yang sangat berantakan penampilannya, rambutnya gondrong tidak terurus dan berewokan.

Pria tersebut masuk lagi ke barbershop dan berkata, “Aku rasa tukang cukur itu ngga ada”

Tukang cukur bertanya dengan sewot, “Kenapa kamu bilang begitu? Aku tukang cukur, kamu kan baru saja merasakan pelayananku”

Pria tersebut menjawab, “Tidak, kalo kamu ada ngga mungkin dong ada pria dengan rambut berantakan dan berewokan seperti itu”

“Salah dia sendiri” sanggah tukang cukur, “Kenapa dia tidak pernah datang kepadaku”

“Nah, itu dia” kata si pria, “Allah itu ada, orang-orang saja yang ngga pernah mau datang dan meminta kepadaNya.”

So, jangan pernah ragu untuk meminta kepada Allah…

To Be Continued…

 

Filed under: Motivasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 434,274 hits

Bookmark Blog

%d bloggers like this: