Life – Dreams = Job

Icon

Let's discuss about business and marketing, especially mobile marketing, just tweet me @yoseazka

Pengusaha Muda vs Perbankan

Yup, you’re right vs means versus atau melawan.
Karena menyatukan antara pengusaha muda dan perbankan membutuhkan perjuangan dan terobosan dari para pemikir dan pembuat kebijakan di republik ini.
Sudah banyak jargon2 yang kita dengar dari pemerintah tentang kewajiban perbankan untuk MEMBANTU pelaku usaha, termasuk pelaku usaha kecil (sekitar 90% pengusaha muda berada pada skala ini). Pemerintah mendorong perbankan untuk mengucurkan dana ngendap, yang konon kabarnya mencapai ratusan triliun untuk sektor usaha.
Tapi paling tidak kita harus menghargai niat baik tersebut. Kan katanya kalo mau berbuat baik, dalam bentuk niat saja sudah mendapat pahala. Tapi kalo bisa direalisasikan dalam praktek nyata pahalanya akan semakin berlipat pak…..
Karena dalam kenyataannya kami, para pelaku usaha muda susah untuk mendapat kredit dari bank. Sebagus apapun proposal bisnis dan cashflow usaha kami, tetap akan percuma tanpa dukungan satu faktor, yaitu AGUNAN.
Para pejabat bank selalu meminta agunan dengan alasan peraturan dan keamanan bank. Tapi coba tolong liat dari sisi kami. Faktanya adalah, BERAPA BANYAK PENGUSAHA MUDA YANG TELAH MEMILIKI ASET BOS??? Justru kebanyakan dari kami berusaha dari nol untuk merubah nasib menjadi lebih baik. Hanya sebagian kecil dari kami yang beruntung menjadi anak pejabat atau pengusaha yang asetnya bisa dipinjam untuk dijadikan agunan di bank.
Bahkan sekarang lembaga-lembaga sejenis ventura pun sudah mensyaratkan agunan juga sebagai syarat pembiayaan. Namun di sisi lain kita bisa melihat betapa bank berlomba-lomba untuk mengucurkan kredit konsumsi tanpa agunan. Bank lebih senang orang meminjam uang untuk konsumtif daripada buat usaha. Bangsa ini dididik untuk jadi BANGSA KONSUMTIF!!!
Gue punya usulan yang bisa menjembatani kebekuan antara bank dan pengusaha muda. Apalagi saat ini sudah mulai banyak bank yang melabeli prakteknya dengan bagi hasil. Kenapa bank tidak menempatkan seorang officernya di dalam perusahaan yang meminjam kredit kepadanya. Dengan cara ini bank dapat mengawasi penggunaan dana kredit tersebut secara teliti dan terus menerus. Sehingga penyimpangan penggunaan dana dapat dicegah dan kredit tersebut dapat dipastikan lancar. Karena bisnis perusahaan tersebut sudah dianalisa sejak awal proses pengajuan kredit.
Sekali lagi ini cuma usulan. Kalo direspons positif ya Alhamdulillah. Kalo ngga, tolong kasih kami solusi

Filed under: Bank, , , , , , , , , , , , , , , ,

5 Responses

  1. joe_laundry says:

    yup.setuju friend.memang susah mendapatkan kredit dari bank untuk ngembangin usaha kita.tetapi saya ada usaulan bagus nih.dari pada kita trus ngributin masalah ini.gimana klo kita2 pengusaha muda mbuat seminar pertemuan antara pihak bank sebagai lembaga keuangan,kemudian pemerintah sebagai pemegang kebijakan yang bisa menjadi jembatan antar kita dengan bank serta kita2 para enterpreneur muda yg suda berjuang untuk merubah garis hidip kita dan rakyat sekitas yg belum dapat kerjaan menjadi dapat kerja.ini saya yakin jadi solusi tepat untuk menyelesaikan itu semua.jujur friend saya masih ada segudang ide dan segenap SDM yg siap di berdayakan untuk ngembangkan biz.salam kenal dari malang.Joe_laundry.johan_novi2@yahoo.co.id. 0856 3021 229.owner kucuchikan laundry malang

  2. yosemind says:

    bagus memang kalo ada pertemuan tripartit gini. Tapi harus udah siap amunisinya bos… Ide apa nih yang mau dibawa ke pemerintah ama perbankan agar mereka pro pengusaha muda

  3. arif says:

    nice tulisan kang,
    beberapa waktu lalu saya juga mengalami di ‘pimpong’
    oleh bank saat buat acc perusahaan.. hikz..
    akhirnya ganti bank aja.. yang lebih bersahabat.

  4. duwa says:

    sepakat2…
    mestinya bank melihat dari kelayakan usaha. klo perlu memang terjunkan officer kedalam usaha nasabah.
    indonesia memang negeri anehhhh….
    kredit buat melancong ke mancanegara banyakkkk…
    tp…buat usaha di negeri sendiri…???hmmm

  5. unggi says:

    thanks bang…go pengusaha muda…
    emang perjuangan yang sulit jadi pengusaha di waktu belia…tapi itulah kenapa kita jadi anak muda,..penuh semangat, penuh energi, pantang menyerah,,,dan nakal…hehe
    tips2 dan postingannya sangat berguna buat kami pengusaha muda,,,
    tetap semangat bersama…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 434,274 hits

Bookmark Blog

%d bloggers like this: